Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2009

Resensi: Shalat Hajat

Judul : Shalat Hajat; Kunci Meraih Kesuksesan;
Penulis : Ghaida Halah Ikram;
Editor : Doel Wahab; Penerbit: Mizania, Bandung;
Cetakan : Pertama, Mei 2009;Tebal : 152 halaman

Ini adalah buku panduan beribadah bagi seorang muslim. Buku ini saya peroleh dari penerbit Mizania, hari Sabtu kemarin. Dengan kemasan bahasa yang sederhana saya menjadi nikmat membaca bagian-bagian dari buku ini. Seperti yang diungkapkan Prof. Dr. KH. Miftah Faridh, buku ini menyajikan bahasan seputar shalat hajat sebagai energi, ruh, spirit, power untuk bangkit, maju, menjadi tangguh dan sukses.

Saya menyoroti kaitan shalat dengan kesuksesan seseorang. Ternyata, seperti dikatakan Haidar Bagir, bahwa dalam shalat ada semacam pelatihan diri untuk selalu disiplin dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Shalat hajat adalah salah satu dari ibadah sunah yang tidak terikat waktu. Dalam bahasa lain, ketika kita memiliki kebutuhan, menunaikan shalat bisa menjadi perantara menggapai kebutuhan tersebut. Bagi seorang karyawan, misalnya, Shalat ini akan berefek positif terhadap kinerjanya selama menjalankan tugas dari atasan. Hebatnya lagi, seperti disitir Ghaida Halah Ikram, shalat hajat dapat membangkitkan energi positif dari dalam diri. Energi inilah yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang agar dapat menggapai kesuksesan di dunia, maupun di akhirat.
Continue Reading...

Sabtu, 23 Mei 2009

Resensi Buku "Latahzan For teens Love"


Judul Buku : Latahzan Forr Teens Love
Penulis : Sabiel el-Ma'rufie alias Sukron Abdillah
Penerbit : Dar!Mizan

Wah, alhamdulillah. Akhirnya, buku Kang Sukron Abdillah terbit juga. Kata Kang Ukon, buku ini ditulis, "karena kita adalah manusia yang punya rasa cinta. Dan, ternyata cinta kalau tidak kita artikan secara benar dan tepat, akan membahayakanmu. Cinta, dalam buku ini adalah cinta universal, yang melintasi batas kemanusiaan, kemakhlukan, dan ketuhanan. Ternyata, persangkaan kita terhadap cinta selama ini, tidak selamanya baik. Tapi, tak juga selamanya jelek. Pokoknya, baca aza deh, kisah-kisah para pecinta dalam buku ini untuk menemukan kebahagiaan cinta sejati."

…dan mungkin saja kamu membenci sesuatu yang sesungguhnya menjadi sumber kebaikan bagimu, atau mungkin saja kamu mencintai sesuatu yang sesungguhnya merupakan sumber kehancuran bagimu. (QS. Al-Baqarah [2] : 216).

Menderita karena patah hati? Sengsara karena kasih tak sampai? Rapuh karena memendam rindu?

Jangan salahkan cinta. Sebab cinta pada hakikatnya adalah damai dan bahagia. Jika kita kemudian terpuruk, mungkin salah kita yang kurang mengenal cinta. Lihatlah, pujangga cinta Kahlil Gibran yang justru melahirkan syair-syair indahnya begitu mengalami kisah kasih tak sampai. Agar tak dibutakan dan dimabuk cinta, kita perlu pemahaman dasar dari makna cinta itu sendiri.

Nah, buku La Tahzan for Teen’s Love ini akan mengubah kesedihan cintamu menjadi energi cinta yang bisa membangun dirimu. Bahkan, kamu juga bisa menciptakan kepribadian yang memukau mata. Kelak bakal tertanam di hati kamu bahwa cinta itu tak seperti yang dipahami kebanyakan orang. Ingat, jangan pernah bersedih karena urusan cinta yang belum kamu kenali!
Continue Reading...
 

e-Buletin Pena IMM Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template